jadilah-dirimu-sendiri

Assalamu'alaikum Wr.Wb..

Segala puji bagi Allah tuhan semesta alam,yang telah memberikan beribu-ribu kenikmatan diantaranya nikmat iman, islam serta nikmat sehat wal afiat.

Sholawat serta salam marilah kita panjatkan kepada Nabi Muhammad SAW. yang telah membawa kita dari jaman jahiliyah menuju jaman yang terang benerang seperti saat ini.
Langsung saja teman-teman disini saya akan belajar membuat sebuah artikel sekaligus menyelesaikan tugas PTIK yang diberikan oleh Dosen di MABI.

Di sini saya akan belajar membuat sebuah artikel yang berjudul : "JADILAH DIRIMU SENDIRI"
jadilah-dirimu-sendiri

Pernah ngga sih kita berfikir dan bertanya-tanya ke diri sendiri?

Pertanyaan galau itu biasanya muncul kalau lagi ada masalah yang rasanya... saaakiiit banget... Seolah olah ingin menyalahkan Tuhan karena membuat kita sengsara. Serunya lagi adalah, pertanyaan itu ternyata tidak hanya di tanyakan oleh remaja.Kalau bertanya dia akan secara jujur bertanya dengan kepolosannya.

Kalau kita sudah dewasa biasanya sudah melupakan pertanyaan itu karena tidak juga menemukan jawabannya, atau lupa bertanya lagi karena saking banyaknya hal-hal yang harus dilakukan  seprti sibuk bekerja, kuliah, dan sebagainya (termasuk menikmati ketidak enjoyan hidup juga).

Namun kalau sebentar saja kita merenung,biasanya pertanyaan yang sama akan muncul lirih.. dan kerap kali menjadi kegalauan yang tidak terucapkan.

Proses mencari jatidiri memang sebuah proses panjang yang bisa jadi tidak terjawab hingga usia menutup mata.Kegundahan ini sebenarnya berasal dari ketidakpekaan kita mendengarka diri sendiri.

Jika mau sekejap diam dan hening,maka kita akan mendengerkan begitu banyak sisi siri kita yang berkata dan berbicara ke diri kita.Sayangnya itu adalah sesuatu yang semakin jarang dilakukan di era yang yang semakin rumit dan sibuk ini.
Hari-hari yang kita jalani menjadi seperti keseharian yang bergerak dari waktu ke waktu tanpa kita sempat untuk merenungkan, menikmati, dan menghayatinya.
Ada sebuah hadis yang sangat luar biasa berbunyi ;

“Man ‘arafa nafsahu faqad ‘arafa rabbahu”

Yang artinya :
“Barang siapa mengenal (arif) terhadap jiwa atau diri (nafs)-Nya,maka sesungguhnya dia akan menghenal (arif) pula terhadap tuhan-Nya, Pemelihara-nya (rsbb).”

Hadis ini sangat populer di kalangan para sufi dan pengamat tasawuf meskipun oleh sebagian kalangan di anggap hadis yang lemah.

Menilik dari bunyi hadis diatas mangisyaratkan banyak orang tidak mengnal dirinya sendiri. Karena itu orang tersebut sebenarnya juga tidak mengenel Tuhan-Nya. Padahal setiap diri manusia adalah unik dan memiliki tugas yang unik pula. Setiap jiwa di mudahkan untuk apa dia di ciptakan dan seharusnya ke arah tersebutlah seseorang meluruskan cita-citanya.

Berikut 7 cara menjadi diri sendiri menurut beberapa sumber yang saya dapatkan antara lain sebagai berikut :


1. Terima diri sendiri apa adanya

Jika kita selama ini berpura-pura menjadi orang lain karena menganggap diri kita banyak kekurangan, hentikan sekarang juga!. Terima kekurangan tersebut sebagai bagian dari diri kita, jangan mengeluh, jangan marah, jangan malu, ingatlah Allah menciptakan kita dengan segala kehendak-Nya. Syukuri dan jalani dengan senyuman maka akan terasa bermakna.


2. Kenali diri kita sendiri

Menerima segala kekurangan yang di miliki mungkin menjadikan kita mampu mengenal diri kita sendiri.


3. Jadikan kekuatan kita sebagai identitas kita 

Dengan menerima segala kekuatan kita, besar kemungkinan kita akan tahu kekuatan diri kita.


4. Jangan mengkhawatirkan apa yang orang lain katakan atau pikirkan

Berpura-pura menjadi orang lain biasanya ai sebabkan oleh rasa khawatir apa yang orang katakan atau pikirkan tentang diri kita. Untuk menghilangkan penyebab ini, mulai sekarang jangan khawatirkan atau pusingkan apa yang akan orang katakan atau pikirkan tentang diri kita. Tampillah seperti yang kita inginkan lakukan apa yang kita sukai. Senangkan diri kita bawa happy.


5. Fokus pada sasaran kita

Cara lain untuk menjadi diri sendiri adalah berfokus pada sasaran Anda. Sebagai contoh, jika sasaran Anda adalah menjadi penulis best-seller, fokuslah membuat buku demi buku yang bermanfaat bagi orang lain.


6. Cintai apa yang Anda kerjakan

Saat berfokus mengejar sasaran, Anda bisa saja dihinggai keraguan sehingga ingin kembali menjadi seperti orang lain. Hilangkan keraguan tersebut dengan mencintai apa yang Anda kerjakan.


7. bandingkan diri Anda dengan orang lain

Seiring berjalannya waktu, Anda akan meraih kesuksesan, entah itu kesuksesan kecil maupun kesuksesan besar. Syukuri kesuksesan tersebut, dan jangan bandingkan dengan kesuksesan orang lain.

Sebagai contoh, di karier kepenulisan Anda, Anda baru mampu menulis 3 halaman buku setiap hari. Syukuri hal tersebut dan jangan bandingkan Anda dengan penulis lain yang dalam setiap hari bisa menulis 30 halaman.

Oleh karena itu,jadilah diri sendiri, bukan menjadi orang lain. Allah telah memberikan potensi ringgi kepada setiap setiap orang yang bekerja sesuai kodrat dirinya. Jika hal tersebut ditemukan, detiap orang akan menjadi yang terbaik di bidangnya. Dia akan menjadi sang bintang yang bersinar dari bintang yang lainnya atau menjadi sang pohon yang senantiasa berbuah dan memberikan kebaikan dan manfaat bagi orang lain.

Sebagai penutup, marilah kita renungkan apa yang sebenarnya kita dapatkan dari hidup ini. Bukankah kita datang ke dunia dalam kondisi telanjang? Bukankah kita meninggalkan dunia ini hanya dengan membawa selembar kain putih? Jadi, hanya itukah keuntungan yang kita peroleh sepanjang hidup di dunia.

Demikian yang dapat saya sampaikan kurang dan lebihnya mohon ma’af , karena kebenaran datangnya dari Allah SWT. semata dan kesalahan datangnya dari diri saya.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb..

Ditulis Oleh : Ahmad Darojat

16 Komentar

  1. Bagus bikin artikel nya bradher, cepet sukses lah hehe

    BalasHapus
  2. bermanfaat nih buat yg kurang percaya diri.thaks infonya

    BalasHapus
  3. Sangat bermanfaat semoga sukses

    BalasHapus
  4. Syukron ilmu yg sangat bermanfaat

    BalasHapus
  5. Subhanallah syukron sangat bermanfaat khususnya untuk pribadi dan umumnya untuk kita semua...

    BalasHapus
  6. Terimakasih infonya mungkin skrng saya menjadi lebih percaya diri.

    BalasHapus
  7. Terimakasih infonya mungkin skrng saya menjadi lebih percaya diri.

    BalasHapus
  8. Terimakasih infonya mungkin skrng saya menjadi lebih percaya diri.

    BalasHapus
  9. Good! Sungguh memotivasi, Syukron. Sukses terusssss.

    BalasHapus
  10. Terimakasih infonya semoga sukses

    BalasHapus
  11. Sebagai pelajaran sekaligus motivasi mantaff semoga banyak
    manfaat bagi pembaca yang lainnya

    BalasHapus
  12. Sungguh sangat sangat memotivasi 👍

    BalasHapus
  13. Terima kasih infonya 🙏good luck

    BalasHapus

Posting Komentar