keutamaan-berqurban

Keutamaan Qurban

Beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan dzulhijah yg dimana akan diadakan idul adha,insya ALLAH Idhul Adha tahun ini jatuh tanggal 11 agustus 2019.Dinegeri kita sudah terbiasa menyebut dengan istilah Qurban,namun dalam kaca mata syar’i ada istilah lain lagi yaitu udhiyyah.Istilah udhiyyah inilahyg biasa dimaksud untuk qurban menurut pandangan kita.


Secara bahasa udhiyyah berarti kambing yg disembelih pada waktu mulai akan siang dan waktu setelah itu.Qurban pada hari nahr(idhul adha) disyariatkan berdasarkan dalil,diantaranya adalah firman ALLAH ta’ala yg artinya;”Dirikanlah solat dan berqurban lah(an nahr).” (QS.al kautsar;2).Tak diragukan lagi,qurban adalah ibadah kepada ALLAH dan pendekatan diri padanya.Qurban juga dilakukan dalam rangka mengikuti ajaran nabi kita Muhammad shallallahu allaihi wa sallam.kaum muslimin sesudah beliau pun melestarikan ibadah mulia ini.Tidak ragu lagi ibadah ini adalah bagian dari syari’at islam.Hukumnya adalah sunnah muakad(yg amat dianjurkan) menurut mayoritas ulama.



Salah satu yg menunjukan keutamaan qurban,apa yang dikatakan oleh para ulama bahwa qurban tetap lebih masih utama daripada sedekah.Dinukilkan al-mawsu’ah al-fiqiyyah(5;106),qurban lebih utama dari pada sedekah.Qurban itu entah suatu yang wajib atau sunnah muakkad merupakan diantara syi’ar islam. Yg menyatakan qurban lebih utama daripada sedekah adalah madzhab hanafiyah,syafi’iyah dan laiinya.



Ulama malikiyyah menegaskan bahwa ibadah qurban lebih utama daripada memerdekakan budak, walaupun ditambah nilainya berlipat lipat dari harga qurban.



Ulama hambali berpendapat bahwa qurban itu lebih afdhal dri sedekah yg senilai dengan qurban. Demikian perkataan imam ahmad,juga Rabi’ah,dan abu az-zinad.apa sebabnya qurban lebih utama dari pada sedakah yg senilai?sebabnya karena masalah ibadah yang dilakukan pada waktu yg utama.


Ibnu Qayyim rahimallah berkata,”penyembelihan yg dilakukan diwaktu mulia lebih afdhal daripada sedekah senilai penyembelihan tersebut.Oleh karenanya jika seseorang bersedekah untuk menggantikan kewajiban penyembelihan pada manasik tamattu’ dan qiran meskipun dengan sedekah yg bernilai berlipat ganda,tentu tidak bisa menyamai keutamaanya”.



Yg menunjukan pula keutamaan dari qurban adalah nabi sallallahu ‘alaihi wa salam dan khulafa’ ar-rasyidin setelahnya berqurban.Seandainya sedekah lebih utama daripada qurban,tentu akan dialihkan pada sedekah.Alasan lainnya pula,klau sedekah  lebih diutamakan dari pada qurban,maka tentu ada sunnah Rassul yang akan ditinggalkan.Ada beberapa hikmah berqurban yang disebutkan oleh para ulama diantaranya:
  1. Qurban dilakukan dalam rangka bersyukur kepada allah atas nikmat yang telah diberikan.
  2. Qurban dilakukan untuk meraih takwa.Yg ingin dicapai dari ibadah qurban adalah keikhlaan,ketakwaan dan bukan hanya daging atau darahnya.
  3. Berbagi dengan kaum muslimin lainnya dihari ‘ied.Karena hari idul adha adalah hari makan,minum dan berdzikir.
  4. Untuk kembali mengingat ibadah qurban yang dilakukan oleh nabi Ibrahim yang saat itu diperintahkan untuk menyembelih anaknya yaitu ismail.

*) Artikel ini dibuat oleh M.Ahsan.Fathuddin mahasiswa MABI angkatan 16 dalam rangka mengerjakan tugas m.k PTIK.Sumber utama penulisan artikel ini dari buku Panduan Qurban yang dikarang oleh Muhammad Abduh Tuasikal,penerbit Pustaka Muslim Yogyakarta hal 3-9.


Post a Comment