Pentingnya Harus Mencari Ridho Orang Tua

Pentingnya-Harus-Mencari-Ridho-Orang-Tua

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kenapa harus mencari ridho orang tua

Karena untuk mencarinya butuh waktu,pengalaman,baktian kita terhadap mereka,kasih sayang kita kepada merekajika untuk disamakan bagaimanapun tidak akan bisa untuk sama agar seperti apa yang orang tua kita berikan. Jika kita sedikit bernostalgia ke zaman ketika dalam kandungan ibu merasakan bahagia dan pahitnyapun karena memang sudah takdir seorang wanita mengandung selama 9 bulan selama itu beliau merasakan sakitnya begitu juga dengan cara beliau melahirkan yang sangat amat sakit  dengan beberapa cara beliau rela menaruhkan nyawanya antara hidup dan mati.

Seiring berjalannya waktu,beliau berbulan-bulan,bertahun-tahun  agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.Menjaga dari segala sesuatu yang membahayakan anaknya,memberikan segala apapun itu yang terbaik untuk kepentingan anaknya.Maka dari itu walaupun kita memberikan materi sebanyak apapun tak akan pernah terbalaskan atas apa yang mereka berikan terhadap anaknya.Sepatutnya kita sebagai seorang anak mematuhi, menyayangi, merawat bahkan mengasihi mereka dengan kasih sayang penuh.

Apa itu ridho ibu?

Ada salah satu firman Allah yang menjelaskan tentang orang tua.
“Dan tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapamu dengan sebaik baiknya. Jika salah seorang diantaranya atau kedua duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan”ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” 
Dan bentuk berbuat baik (birrul walidain) kepada orang tua,sebagaimana dalam kelanjutan ayatnya:

  • Tidak berkata ah
  • angan membentak keduanya

Dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik, karna dengan perkataan bisa jadi orang tua kita merasa sedih dan alangkah baiknya merendahlah terhadap beliau, karena bagaimanapun keadaan kita tetaplah seorang anak maka dari itu sayangilah dengan setulus hati.

Siapah yang harus berbakti?

Yah, jelas tentu saja sebagai seorang anak harus berbakti terhadap kedua orang tua jangan sampai selama hidup kita hanya menyusahkan mereka, karena kurangnya kesadaran terhadap kedua orang tua kita. Bagaimana Allah menjadikan kita menantu seseorang atau orang tua dari seorang bocah, jika menyayangi orang tua saja kita tak tahu caranya. Kita terlalu berlebihan memikirkan siapah diri kita siapah yang akan mencintai dan kita cintai, tapi kita lupa akan kewajiban kita mencintai orang tua.

  • Selain mencium punggung tangan orang tua kita
  • Kapan terakhir kita memeluknya?
  • Membiarkannya mencium pipi dan kening kita?
  • Membahagiakan mereka?

Hal seperti ini harus kita persembahkan untuk beliau, selagi masih ada kesempatan untuk melakukannya kenapa tidak ? karena kesempatan tidak akan datang untuk kesekian kali, maka dari itu sebelum mereka meninggalkan kita alangkah baiknya bahagiakan mereka. Seperti arti hadist di bawah ini.
“Apakah orang tuamu masih hidup? “lelaki tadi menjawab:”Iya”.Nabi bersabda :”kalau begitu datangilah keduanya dan berjihadlah dengan berbakti kepada mereka.”(HR. Bukhori dan Muslim).

Maka dari itu alangkah lebih utamanya bagi seorang anak untuk berbakti terhadap orang tua, sama dengan berjihad. Bisa jadi kebahagiaan, keshalehan kita hari ini adalah hasil do’a orang tua kita sejak kita belum lahir, agar di berikan anak yang shaleh dan shalehah. Salah satu hal yang terbaik dalam hidup kita adalah melihat orang tua dan orang-orang yang kita sayangi tersenyum dan kita menyadari bahwa di balik senyuman itu kita penyebabnya.  

Sekian artikel narasi yang saya buat semoga dapat membantu para pembaca maaf jika ada kekeliruan. Terima kasih
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ditulis Oleh : Rini Lestari


6 Komentar

  1. Alhamdulillah berkat artikel ini saya mendapatkan pengetahuan tambahan tentang bagaimana berbakti kepada orang tua saya , terimakasih di tunggu artikel berikutnya :)

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah Artikel Nya Bagus Cuman Ada Sedikit Yg Harus Di Perbaiki Lagi Dari Kata-katanya

    BalasHapus
  3. Jazakumullah Katsir Artikelnya Alhamdulillah bagus

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah, setelah membaca artikel ini, termotivasi atas rangkaian tulisannya.
    Terima kasih

    BalasHapus

Posting Komentar