Kisah-Cerita-Nabi-Ayyub-Alaihissalam


Profil Nabi Ayyub Alaihissalam

Nama : Ayyub Bin amush
Usia : 120 tahun
Masa hidup : 1540-1420 SM
Jumlah anak : 26 anak
Sebutan kaumnya : bangsa aramid an Amori (Syria dan Yordania)
Tempat wafat : dataran hauran


Kisah nabi Ayyub Alaihissalam

Nabi Ayyub adalah seorang Nabi yang sangat sabar, bahkan dikatakan bahwa beliau berada diatas puncak kesabaran. Kesabarannya ini teruji ketika Allah swt. Memberinya penyakit yang sangat luar biasa menggerogoti tubuhnya, sampai-sampai bakteri yang sangat banyak itu hamper menghabiskan sluruh tubuhnya  sehingga masyarakat enggan unutuk mendekatinya. Inilah anugrah Allah yang diberikan kepada setiap hamba-nya untuk selalu bersbar dan bersyukur ats nikmat yang Allah berikan. Karena sangat sabarnya ayyub, para malaikat Allah memberikan pujian padanya,”Tdak ada di muka bumi ini yang lebih baik dripada nabi Ayyub, beliau adalah orang mukmin yang paling sukses, orang yang paling sukses, orang mukmin yang paling agung keimanannya, yang paling banyak beribadah kepada Allah swt dan bersyukur atas nikmat-nukmatnya dan selalu berdakwah di jalan-nya.”

Setan mendengarkan apa yang diperbincangkan oleh para malaikat itu, karena setan merasa terganggu , kemudian setan pergi ke Nabi Ayyub untuk menggodanya. Akan tetapi Nab Ayyub adlah seorang nabi, di mana hatinya sudah dipenuhi dengan ketulusan, kesabaran, dan cinta kepada Allah swt. Sehingga tidak mungkin setan mendapatkan halan untuk mengganggunya.

Kemudian setan pergi lagi ketempay Nabi Ayyub dan menggodanya kembali melalui harta dan kenikmatan yang dimilikinya. Setan menghancurkan semuanya dan keadaanNabi Ayyub pun berubah, dari yang dulunya kaya raya sampai menjadi fakir miskin. Akan tetapi godaan yang dilakukan oleh setan dan kawan-kawannya itu tidak menggoyahkan kesabran dan kecintaan Nabi Ayyub terhadap Allah swt. Sampai pada akhirnya setan merasa putus asa, menyerah dan smengakui bahwa Nabi Ayyub adalah Nabi Allah yang penyabar dan sangat mencintai Allah swt.


Cerita Berima Nabi Ayyub Alaihissalam

Ayub ditinggal di istana megah.
Penuh kekayaan berlimpah.
Iblis jadi berencana.
Membuat hidupnya sengsara .

Anak-anknya meninggal dunia.
Penyakit kulit menjadikannya nista.
Hanya istri yang menemani.
Namun kehilafan membuat dia pergi.

Kesabaran sebuah mukjizat.
Kehidupan kembali nikmat tapi sumpah wajib ditepati.
Meski harus dengan jerami.

Cerita, Kisah dan Infromasi ini diambil dari buku Hafidz Doll cerita anak. Terima kasih kepada penulis Hafidz Doll telah memberikan bahan bacaan untuk anak indonesia.

Post a Comment